Alasan sedekah kepada anak yatim membawa berkah
Sedekah
adalah salah satu ibadaha yang dimuliakan Allah, allah berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun
perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik,
niscaya akan dilipatgandakan (pahalanya) kepada mereka dan bagi mereka
pahala yang banyak“. (QS. Al-Hadid: 18).
Keutamaan
bersedekah juga dapat memadamkan api neraka; Rasulullah bersabda;
“Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan
api“.(HR. At-Tirmidzi).
Bahkan
sedeka tidak hanya mendatangkan pahala, melainkan juga dapat menambah
harta bagi orang yang bersedekah. Allah SWT berfirman dalam QS. Saba
ayat 39: “Apapun harta yang kalian infakkan maka Allah pasti akan
menggantikannya, dan Dia adalah sebaik-baik pemberi rezeki“.
Dan,
salah satu sedekah yang disunnahkan Rasulullah adalah menyantuni anak
yatim. Nah, kali ini Amal Mulia akan menjelaskan, alasan keutamaan
sedekah kepada anak yatim:
Sedekah kepada anak yatim sebagai tanda tingkat keimanan seseorang
“Bukanlah
menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan
tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari
kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta
yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang
miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang
meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan salat, dan
menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia
berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan
dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan
mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah [2] : 177)
“Dan
belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu
menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah,
karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS.
Al-Baqarah [2] : 195
Sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah
“Barangsiapa
mengambil anak yatim dari kalangan Muslimin, dan memberinya makan dan
minum, Allah akan memasukkannya ke surga, kecuali bila ia berbuat dosa
besar yang tidak terampuni.( HR. Turmudzi)
Sebaik-baik
rumah kaum muslimin ialah rumah yang terdapat di dalamnya anak yatim
yang diperlakukan (diasuh) dengan baik, dan seburuk-buruk rumah kaum
muslimin ialah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim tapi ia
diperlakukan dengan buruk. (HR. Ibnu Mubarak)
Wujud ketakwaan kepada Allah
Dalam
surat Al-Ma’un, ayat 1-7, Allah sangat tegas mengatakan, bahwa orang
yang menyakiti anak yatim adalah orang-orang yang berdusta pada agaman.
“Tahukah
kamu orang yang mendustakan agama itulah orang yang menghardik anak
yatim dan tidak memberi makan orang miskin, maka celakalah bagi
orang-orang yang sholeh yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya,
orang-orang yang berbuat riya dan enggan menolong dengan barang
berguna”. (QS. Al-Ma’un ayat 1-7).
Hadits
yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang
meyantuni anak yatim, sehingga imam Bukhari mencantumkan hadits ini
dalam bab: keutamaan orang yang mengasuh anak yatim.
Dapat menenagkan hati
“Sesungguhnya,
seorang laki-laki mengeluh kepada Nabi s.a.w., karena hatinya yang
keras. Nabi s.a.w. berkata: -‘Usaplah kepala yatim, dan berilah makan
orang miskin’. (HR. Ahmad)
Anak
yatim menangis, arasy berguncang. Sabda Tuhan: Demi keagungan-Ku, siapa
saja yang menghiburnya dan menghentikan tangisannya, Aku pastikan
baginya surga (Hadis Qudsi 208)
Komentar
Posting Komentar